ldii
Menu
Menyiapkan Diri Sebelum Menikah

Menyiapkan Diri Sebelum Menikah

  Penampilan fisik mem...

Partisipasi LDII dalam Ekspedisi Bhakesra 2015

Partisipasi LDII dalam Ekspedisi Bh…

  Ekspedisi bhakti kes...

Sako SPN Berpartisipasi dalam Bhakesra 2015

Sako SPN Berpartisipasi dalam Bhake…

  Gerakan Pramuka SAKO...

LDII TV : Wapres Jusuf Kalla: “LDII Turut Berperan Membangun Bangsa”

LDII TV : Wapres Jusuf Kalla: “LDII…

Jakarta (20/8). Penguru...

LDII TV : Kemal Dan Sketsa (Maestro Seniman Muda Indonesia)

LDII TV : Kemal Dan Sketsa (Maestro…

Kemal Sabilla Rusdianta...

Prev Next

Saatnya Menjadi Generasi Penghafal Alquran

Rasulullah yang mendidik Ali Bin Abi Thalib dengan hafalan Al Qur'an sedari kecil. Menjadikan Ali remaja, tumbuh menjadi pemuda yang berani, tangguh, cerdas, namun tetap rendah hati.

Pondok pesantren Minhajurrosyidin, Pondok Gede, Jakarta Timur untuk kedua kalinya menggelar Halaqoh Akbar Tahfidzul Qur'an, Minggu (24/4), setelah yang pertama pada Januari lalu. Acara yang mempertemukan santri-santri halaqoh se-DKI Jakarta ini, diisi dengan materi mengenai keutamaan seorang penghafal Alquran dan penampilan para hafidz yang pernah mengikuti kejuaraan Musabaqoh Hafidzul Quran tingkat wilayah DKI Jakarta, serta para penghafal yang paling banyak hafalan suratnya.

Sejalan dengan target Tri Sukses pembinaan generasi penerus, bahwa setiap generasi muda LDII haruh memiliki kepahaman agama yang kuat, memiliki budi pekerti mulia, serta mandiri , juga diharapkan rutin mengaji dan menjadi penghafal Alquran. Tujuannya, agar generasi muda tidak mudah terpengaruh dengan hal-hal buruk dan merusak dari pergaulan pemuda saat ini. Bahkan, memiliki kepribadian seorang ahli Quran. Pengajar Pondok Pesantren Wali Barokah Abdul Aziz Ridwan menggambarkan pribadi ahli Quran itu dengan profil sepupu yang juga menantu Nabi, Ali bin Abi Thalib.

Ali yang saat itu masih kecil, tidak takut menggantikan posisi Rasulullah untuk mengecoh orang kafir yang berniat membunuh Nabi. "Saat itu Ali percaya, bahwa Allah akan menolongnya. Padahal Ali berada diujung kematian," tuturnya. Kepribadian itulah yang diharapkan menjadi pribadi-pribadi generasi masa kini. Generasi modern yang sangat kental dengan kecanggihan teknologi serta pergaulan tanpa batas.

 

 

Read more...

Kiat Para Ulama LDII Mencetak Ahlul Quran

Seorang penghafal Alquran dituntut tidak hanya mampu menghafalkan Alquran, namun juga hidup sebagaimana tuntunan Alquran. Inilah yang menjadi pemikiran dan fokus pengurus Yayasan Ponpes Minhajurrosyidin, Jakarta Timur.

Untuk mendukung program tersebut pondok pesantren yang berlokasi di Pondok Gede itu menggelar Sharing Motivasi dan Ta’aruf Tahfidzul Qur’an antar wilayah DPD LDII se-Jabodetabek Karawang dan Bandung, pada Minggu (31/1). Halaqoh akbar yang baru pertama kali diadakan ini diikuti lebih 500 peserta.

“Sebelumnya memang jumlah kuota yang diundang hanya 500 peserta saja, namun di luar perkiraan yang menghadiri hingga 800 lebih peserta. Ini memang menunjukkan bahwa, di setiap PC LDII untuk wilayah se-Jabodetabek aktif mempraktekan halaqoh Alquraan, sehingga jika diakumulasi mungkin peserta yang hadir bisa mencapai 2.000 peserta atau lebih,” ujar KH Abdul Aziz, Guru Pondok Pesantren Wali Barokah, Kediri, Jawa Timur.

 

 

Read more...
Subscribe to this RSS feed